Kapendam Jaya Bantah Tank TNI Sekat Arus Mudik

1 0
Read Time:2 Minute, 5 Second

TNI membantah informasi bahwa Tank milik TNI AD dipergunakan untuk menyekat pemudik. Informasi tank TNI dipergunakan untuk menyekat arus pemudik bersumber dari video viral pada tanggal 6 Mei 2021.

Menurut Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Arh Herwin BS, keberadaan Tank Baja jenis AMX di Jalan raya Narogong Cileungsi tersebut bukan untuk melakukan penyekatan bagi para pemudik, namun keberadaan Ranpur milik Yonarmed-7/105 GS itu adalah dalam rangka Latihan Taktis Tingkat Baterai TW II TA 2021.

 “Jadi sama sekali tidak benar, apabila ada yang mengkaitkan penyekatan mudik dengan keberadaan tank milik TNI AD di wilayah tersebut, apalagi menggunakan tank untuk menakuti pemudik, Itu hoax ” tegas Kapendam Jaya keterangan tertulisnya, Jumat (7/5/2021).

Lebih lanjut dijelaskan Herwin, Latihan Taktis Tingkat Baterai TW II TA 2021 yang digelar Yonarmed 7 tersebut merupakan latihan rutin satuan Yonarmed 7/105 GS dalam rangka pemeliharaan Alutsista Tank dan meningkatkan kemampuan serta profesionalisme personel Yonarmed-7/105 GS, tutup Kapendam Jaya.

Kapendam Jaya membeberkan kronologis kegiatan latihan itu dilaksanakan pada hari Kamis (6/5) mulai pukul 13.30 WIB oleh Satuan Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih sampai dengan pukul 17.30 WIB.

Latihan gelar steling tersebut digelar di Tanah Lapang bekas Pabrik Kecap Kelurahan Ciketing Udik dan Tanah Lapang Bakong Jalan Raya Narogong Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor-Jabar.

Kemudian pada saat pelaksanaan Latihan tingkat Rai Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih menggunakan kendaraan tempur (ranpur) antara lain, Meriam 105 GS sebanyak 2 unit, AMX sebanyak 1 unit, Truk sebanyak 2 unit, Ambulance sebanyak 1 unit, Strada Triton Wadanyon sebanyak 1 unit.

Kegiatan pengamanan rute dari lokasi “Steling cepat” di Tanah Lapang bekas Pabrik Kecap Kelurahan Ciketing Udik menuju ke tempat “Steling Biasa: Tanah Lapang Bakong Jalan Raya Narogong Kel Limusnunggal Kecamatan Cileungsi.

Seluruh tim pengamanan melaksanakan penghambatan lalulintas untuk mengamankan kendaraan yang sedang melintasi.

Kemudian, kata dia, pada pukul 15.30 WIB peserta latihan Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih menuju ke Tanah Lapang Bakom Jalan Raya Narogong Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cileungsi, Ranpur Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih memasuki daerah Steling Biasa dan kelompok pengamanan depan menutup jalan agar tidak terjadi kecelakaan latihan di lapangan.

 Dalam rekaman video yang dibuat pada saat kejadian tersebut terdapat warga sipil, yang belum diketahui merekam video dengan mengatakan “Penyekatan Mudik di Perbatasan Bekasi-Bogor. Tak tanggung-tanggung TNI nurunin Tank Baja. Nah yang mudik biar di Bom”.

 “Oleh karena itu, kami dari pihak Kodam Jaya merasa dirugikan atas penyebaran video tersebut dan kami katakan bahwa berita tersebut adalah hoaks,” tegas Herwin.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *